Lebih dekat mengenal krim malam

Sesuai namanya, krim malam memang harus digunakan pada malam hari. Lebih baik sekitar setengah jam sebelum tidur. Mengapa? Sebab beberapa jenis kandungan bahannya, seperti AHA (alpha hidroxy acid), Vitamin C, dan E merupakan bahan yang mudah rusak bila terpapar sinar matahari.

Selain mengandung vitamin C, E dan AHA, umumnya krim malam juga mengandung vitamin A, serta komponen antiaging lainnya, seperti retinol, tertinoin, arbutin, koji acid, pathenol, copper, collagen, serta hidrokuinon, kortikosteroid.

Perlu diketahui bahwa tidak semua bahan tersebut ada dalam satu kemasan produk krim malam, tetapi sesuai dengan jenisnya. Ada tiga jenis krim malam, yaitu acne lotion, lightening cream dan whitening cream.

Untuk acne lotion atau lotion anti jerawat, komponen utamanya biasanya merupakan gabungan antara kortikosteroid dan antibiotik. Sedangkan, lightening cream atau krim pencerah kulit mengandung AHA, kostikosteroid, beta hidroxy acid, dan sebagainya. Untuk whitening cream atau krim pemutih, biasanya mengandung hidrokuinon, kortikosteroid, arbutin atau AHA, kojic acid, dan lainnya.

Tahukah Anda bahwa krim malam pemutih tidak boleh terus-menerus digunakan. Bila perawatan kulit wajah telah menampakkan hasil, maka penggunaan whitening cream harus dihentikan, dikurangi frekuensi penggunaannya, atau diganti dengan lightening cream yang efeknya lebih ringan. Tindakan ini untuk menjaga agar wajah tetap bersih cerah namun tidak menjadi topeng. Jadi bisa digunakan 3 hari sekali, sementara perlindungan terhadap UV dengan sunblock harus tetap digunakan setiap hari agar kulit tidak kembali menjadi kusam.

1
Untuk chat sama kita, silahkan klik tombol WA di bawah ini.
Powered by