Awas! Vitamin E bisa memicu jerawat!

Banyak orang sudah mengetahui manfaat vitamin E. Vitamin ini banyak didapati pada bahan pangan antara lain minyak nabati, biji-bijian, kacang-kacangan, apukat, margarin, mentega, sayuran, buah-buahan, dan sebagainya. Tapi tahukan Anda bahwa vitamin E bisa memicu jerawat?

 

Manfaat vitamin E

Untuk kesehatan tubuh dan kulit vitamin E memiliki banyak manfaat antara lain :

  • Berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas
  • Memperkuat fungsi kulit kulit sebagai pelindung
  • Membantu melembabkan kulit
  • Memperbaiki elastisitas kulit
  • Mengurangi munculnya keriput
  • Menghambat penuaan secara dini
  • Mencegah terjadinya kanker kulit

Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan timbulnya sejumlah gangguan kesehatan, antara lain sindroma neurologik, sehingga terjadi fungsi tidak normal pada sumsum tulang belakang dan retina. Tanda-tandanya adalah kehilangan koordinasi dan reflek otot, gangguan penglihatan, dan gangguan bicara. Akan tetapi, penyakit akibat kekurangan vitamin E jarang terjadi karena vitamin ini terdapat luas di berbagai bahan makanan.

Hati-hati dengan suplemen vitamin E !

Menurut penelitian, suplemen vitamin E ternyata berpotensi membuat tulang lebih cepat rapuh dan bahkan meningkatkan risiko stroke. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa efek konsumsi vitamin E terhadap kerapuhan tulang dapat dilihat hanya dalam waktu delapan minggu.

Para ilmuwan melakukan pengujian pada hewan-hewan yang diberi asupan vitamin E berbasis suplemen. Hasilnya, 20% hewan tersebut berisiko mengalami penurunan kualitas tulang ketimbang hewan yang mengonsumsi dalam jumlah normal. Selain itu, riset terbaru yang dipublikasikan dalam Jurnal Nature Medicine juga menunjukkan fakta medis bahwa alfa-tokoferol (salah satu bentuk umum suplemen vitamin E) dapat mengurangi kekuatan tulang.

Vitamin E dan jerawat

Suplemen vitamin E per oral (diminum) ternyata juga berpotensi menyebabkan munculnya jerawat. Meskipun masih kontroversi, namun kenyataannya banyak para wanita yang mengeluhkan masalah ini, terutama yang sedang berjerawat atau memiliki kulit wajah berminyak. Jerawat cenderung bermunculan bila mengkonsumsi vitamin E. Umumnya dengan menghentikan konsumsinya secara bertahap jerawat akan kembali berkurang.

Vitamin E topikal (dioleskan) bahkan sangat tidak dianjurkan untuk kulit sedang berjerawat atau kulit berminyak, karena justru akan memicu munculnya jerawat lebih banyak. Salah satu alasannya mungkin karena vitamin E topikal formulasinya oil-based dan bukan water-based.

1
Untuk chat sama kita, silahkan klik tombol WA di bawah ini.
Powered by